Pendidikan Karakter Berbasis Budaya Islami di MTs Tahfidz Yanbu’ul Qur’an Menawan Kudus
DOI:
https://doi.org/10.19105/tjpi.v14i2.2737Abstract
Penelitian menjelaskan pendidikan karakter berbasis budaya Islami di MTs. Tahfidz Yanbu’ul Qur’an Menawan Kudus. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Tujuan penelitian untuk mengetahui suatu kejadian di MTs. Tahfidz Yanbu’ul Qur’an Menawan Kudus dalam konteks pendidikan karakter berbasis budaya Islami. Pengumpulan data melalui observasi, wawancara dan dokumentasi. Analisis data menggunakan data non statistik.Temuan penelitian: 1. Karakter religius, yaitu seluruh murid menjalankan nilai-nilai karakter berbasis budaya Islami seperti; shalat tahajud, membaca Asma’ul Husna, shalat berjamaah setiap waktu, setoran hafalan al-Qur’an, shalat dhuha, berdo’a, membaca wirid sesudah shalat maktubah; 2. Karakter jujur, seluruh murid berupaya menjadikan dirinya sebagai orang yang bisa diprcaya dalam menjalankan semua peraturan yang telah ditetapkan madrasah; 3.Karaketr disiplin, seluruh murid menunjukkan perilaku tertib dan patuh terhadap semua peraturan dan ketentuan madrasah; 4. Karakter cinta tanah air, semua murid telah menunjukkan rasa kesetiaan dalam mengikuti upacara bendera setiap hari besar nasioanl, khususnya upacara bendera di madrasah. 5. Karaketr tanggung jawab, semua murid melaksanakan tugas dan kewajibannya dalam kelancaran hafalan al-Qur’an dan setoran hafalan setiap hari kepada pengasuh atau kyai.Downloads
References
Ahmad bin Hajar al-Haitami, Syaikh Syihabuddin, t.t., Irsyadul ‘Ibad, Ma’had al-Islami as-Saafi.
Annur, Fauzi. (2016). Pendidikan Karakter Berbasis Keagamaan (studi kasus di SDIT Nur Hidayah Surakarta). Jurnal Kajian Kependidikan Islam “AT-Tarbawiâ€.Volume 1. No. 1 Januari-Juni.
B. Mathew, Miles, dan Huberman, Michael. (1992). Analisis Data Kualitatif Buku Sumer Tentang Metode-Metode Baru. Jakarta: UIP.
Faisal, Sanapiah. (2001). Format-Format Penelitian Sosial. Jakarta: Raja Grafindo Persada.
Hamalik, Oemar. (1999). Metode Belajar dan Kesulitan-Kesulitan Belajar. Bandung: Tearsito.
Hidayatullah, M. Furqon. (2010). Pendidikan Karakter Membangun Peradaban Bangsa.
Kemendiknas. (2010). Pembinaan Pendidikan Karakter di Sekolah Menengah Pertama.
Khan, Yahya. (2010). Pendidikan Karakter berbasis Potensi Dir., Yogyakarta: Pustaka
Koesoema, Doni. (2012). Pendidikan Karakter Utuh dan Menyeluruh. Yogyakarta: Penerbit Kanisius.
---------. (2007). Pendidikan Karakter Strategi Mendidik Anak di Zaan Global. Jakarta: Grasindo.
Lickona, T. (1992). Educating for Character. How Our Schools Can Teach Respect and Madani, Jakarta: Institut Pengembangan Pendidikan Karakter.
Megawangi, Ratna. (2003). Pendidikan Karakter Untuk Membangun Masyarakat
Moleong, Lexy J. (2004). Metodologi Penelitian Kualitatif. Bandung: Remaja Rosda Karya.
Munir, Abdullah. (2010). Pendidikan Karakter, Membangun Karakter Anak Sejak dari Rumah. Yogyakarta: Pedagogia.
Muslich, Mansur. (2014). Pendidikan Karakter, Menjawab Tantangan Krisis Multidimensional. Jakarta: Bumi Aksara. cet. Ke-4.
----------- (2011). Pendidikan Karakter: Menjawab Tantangan Multidimensional. Jakarta: Bumi Aksara.
Nata, Abuddin. (2010). Manajemen Pendidikan: Mengatasi Kelemahan Pendidikan Pertama. Jakarta: Kementerian Pendidikan Nasional.
Pusat Bahasa Depdiknas. (2005). Kamus Besar Bahasa Indonesia, Edisi ke-3. Jakarta: Balai Pustaka.
Siswanto. (2013). Pendidikan Karakter Beerbasisi Niai-Nilai Relegius.Jurnal Tadris Volume 8, Nomor. 1 Juni.
Suhardi, Didik. (2012). Peran SMP Berbasis Pesantren sebagai Upaya penanaman Pendidikan Karakter kepada Generasi Muda. Jurnal Pendidikan Karakter. Tahun II. Nomor 3. Oktober.
Suparno, Paul dkk. (2010). Pendidikan Budi Pekerti di Sekolah. Yogyakarta: Kanisius
Sutoyo. (2011). Pendidikan Moral Berbasis Pada Karakteristik Siswa dan Budaya. Jurnal Joglo, Vol XXIII No. 1.
Yusuf, Muhammad. (2014). Pendidikan Karakter Berbasis Qurani dan Kearifan Lokal. Jurnal Karsa. Vol. 22 No. 1. Juni .
Zuhriy, M. Syaifuddien. (2011). Budaya Pesantren dan Pendidikan Karakter pada Pondok Pesantren Salaf. Jurnal Walisongo. volume 19. Nomor 2. November.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
The journal operates an Open Access policy under a Creative Commons Non-Commercial 4.0 International license. Authors who publish with this journal agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a
Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International Licensethat allows others to share — copy and redistribute the material in any medium or format, and adapt — remix, transform, and build upon the material.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (see The Effect of Open Access).