MENCARI FORMAT PENDIDIKAN ANAK YANG IDEAL (Kritik Terhadap Konsep Full-Day School)
DOI:
https://doi.org/10.19105/tjpi.v11i2.1164Abstract
Pendidikan diharapkan dapat mengembangkan perilaku kreatif, produktif, efisien, dinamis, dan dapat menghasilkan output yang berkualitas. Oleh karena itu, pendidikan harus mampu membuat terobosan-terobosan yang berkualitas pula. Di antara terobosan yang sedang marak disosialisakan saat ini oleh pemerintah adalah program full day education. Konsep full day education atau full day school ternyata dapat menimbulkan dampak negatif pada peserta didik terutama pada perkembangan sosial mereka. Oleh karena itu, pendidikan yang baik bagi anak agar ia menjadi manusia yang seutuhnya adalah harus memperhatikan hal-hal berikut: 1), kesempatan yang penuh untuk bersosialisasi; 2) kemampuan komunikasi anak; 3) motivasi anak untuk melakukan; dan 4) metode belajar yang efektif dengan bimbingan yang tepat bagi anak.Kata Kunci: Pendidikan, sekolah full day.
Downloads
Download data is not yet available.
References
Baharuddin, Pendidikan dan Psikologi Perkembangan, Jogjakarta: Ar-Ruzz Media, 2009.
Basuki, Sukur. Harus Proporsional sesuai Jenis dan Jenjang Sekolah, (http://www.strkN1lmj.sch.id/?diakses tanggal 9 Maret 2013)
Chatib, Munif. Sekolahnya Manusia: Sekolah Berbasis Multiple Intelligences Di Indonesia, Bandung: Kaifa, 2009
Djamarah, Syaiful Bahri. Psikologi Belajar, Jakarta: PT Rineka Cipta, 2008.
http://www.detik.com./20/18/2016.
Jajat dan Burhanuddin, Mencetak Muslim Modern, Jakarta: Raja Grafindo Persada, 2006.
Nggermanto, Agus. Quantum Quotient (Kecerdasan Quantum); Cara Cepat Melejitkan IQ, EQ dan SQ, secara Harmonis, Bandung: Nuansa Cendekia, 2002.
Santrock, John W. Psikologi Pendidikan, Jakarta: Kencana Prenada Media Group, 2008.
Salim, Peter. Advanced English-Indonesia Dictonary, Jakarta: Modern English Press, 1988.
Steenbrink, Karel A. Pesantren, Madrasah dan Sekolah. Jakarta: LP3ES. 1974.
Sukmadinata, Nana Syaudhij. Landasan Psikologi Proses Pendidikan, Bandung: PT Remaja Rosda Karya, 2004.
Basuki, Sukur. Harus Proporsional sesuai Jenis dan Jenjang Sekolah, (http://www.strkN1lmj.sch.id/?diakses tanggal 9 Maret 2013)
Chatib, Munif. Sekolahnya Manusia: Sekolah Berbasis Multiple Intelligences Di Indonesia, Bandung: Kaifa, 2009
Djamarah, Syaiful Bahri. Psikologi Belajar, Jakarta: PT Rineka Cipta, 2008.
http://www.detik.com./20/18/2016.
Jajat dan Burhanuddin, Mencetak Muslim Modern, Jakarta: Raja Grafindo Persada, 2006.
Nggermanto, Agus. Quantum Quotient (Kecerdasan Quantum); Cara Cepat Melejitkan IQ, EQ dan SQ, secara Harmonis, Bandung: Nuansa Cendekia, 2002.
Santrock, John W. Psikologi Pendidikan, Jakarta: Kencana Prenada Media Group, 2008.
Salim, Peter. Advanced English-Indonesia Dictonary, Jakarta: Modern English Press, 1988.
Steenbrink, Karel A. Pesantren, Madrasah dan Sekolah. Jakarta: LP3ES. 1974.
Sukmadinata, Nana Syaudhij. Landasan Psikologi Proses Pendidikan, Bandung: PT Remaja Rosda Karya, 2004.
Downloads
Published
2017-08-22
How to Cite
Halik, Abd. 2017. “MENCARI FORMAT PENDIDIKAN ANAK YANG IDEAL (Kritik Terhadap Konsep Full-Day School)”. TADRIS: Jurnal Pendidikan Islam 11 (2):132-48. https://doi.org/10.19105/tjpi.v11i2.1164.
Issue
Section
Articles
License
The journal operates an Open Access policy under a Creative Commons Non-Commercial 4.0 International license. Authors who publish with this journal agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a
Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International Licensethat allows others to share — copy and redistribute the material in any medium or format, and adapt — remix, transform, and build upon the material.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (see The Effect of Open Access).