MENELAAH KEMBALI IJTIHAD DI ERA MODERN
DOI:
https://doi.org/10.19105/islamuna.v2i2.661Keywords:
ijtihad, mujtahid, sumber ajaran Islam, modernAbstract
Ijtihad merupakan salah satu sumber hukum Islam se -telah al-Qur‟an, al-Hadits, Ijma‟, dan Qiyas. Ijtihad di era modern merupakan kebutuhan untuk menjawab permasalahan yang terus bermunculan yang hukumnya tidak terurai jelas dalam sumber hu-kum utama, al-Qur‟an dan al-Hadits. Kendati merupakan kebu-tuhan, ijtihad tidak bisa dilakukan semua orang. Hanya ulama yang memenuhi syarat yang bisa melakukan ijtihad. Ketatnya syarat berijtihad sampai memunculkan kesan bahwa pintu ijtihad telah tertutup. Padahal sejak masa Sahabat hingga saat ini, fenomena ijtihad masih cukup dinamis. Namun, tingkatan mujtahid pun be-ragam tergantung kemampuan mereka dalam menggali hukum dari sumber utamanya.Downloads
References
Abd. Hakim, Atang & Jaih Mubarok. Metodologi Studi Islam. Bandung:
PT Remaja Rosdakarya, 2012.
Abu Sulayman, Abdul Hamid. Towards as Islamic Theory of
International Relations: New Directions for Methodology and
Thought. Herndon, Virginia: III T, 1993.
al-Halawi, Muhammad Abdul Aziz. Fatwa dan Ijtihad Umar bin
Khaththab, Ensiklopedia Berbagai Persoalan Fiqh. Surabaya:
Risalah Gusti, 2003.
Al-SyÄthibÄ«. al-MuwÄfaqÄt fÄ« al-UshÅ«l al-Syarī’ah, jilid I. Bairut: DÄr al-Kutub al-Ilmiyati, 1971.
Azzam, Nashr Farid Muhammad Washil dan Abdul Aziz Muhammad.
QawĒid Fiqhīyah. Jakarta: Amzah, 2015.
Bisri, Moh. Adib. Terjemah Al-FarÄid al-BahÄ«yah. Menara Kudus,1977.
Departemen Agama RI. Al-Qur’an dan Terjemahannya. Surabaya: Al-Hidayat, 1998.
Iqbal, Sir Muhammad. The Reconstruction of Religious Thought in Islam.
Lahore, Pakistan: 1962.
Kholil, Rusydi. Ushul Fiqh. Pamekasan: Pustaka Pribadi, 2013.
Mawardi, Ahmad Imam. Fiqih Minoritas, Fiqh al-Aqliyat dan Evolusi
Maqashid al-Syariah: dari Konsep ke Pendekatan. Yogyakarta: PT.
LKiS Printing Cemerlang, 2010.
Munawwir, Ahmad Warson. Al-Munawwir: Kamus Arab-Indonesia.
Surabaya: Pustaka Progresif, 1997.
Yusuf, Imam Abi Ishak Ibrahim bin Ali bin. Al-Luma’ fī al-Ushūl al-Fiqh. Surabaya: Daru al-Nasyru al-Mashriyah, tt.

