DESAKAN SOSIOPOLITIK MUNCULNYA GAGASAN EVOLUSI SYARÎ'AH OLEH AN-NA’IM

Penulis

  • Mohammad Hefni Pascasarjana STAIN Pamekasan, jl. Pahlawan km. 04 Pamekasan

DOI:

https://doi.org/10.19105/al-lhkam.v8i1.343

Abstrak

Semenjak abad ke-19 M, telah tumbuh perjumpaan intensif
antara dunia Muslim dengan peradaban Barat, yang
melahirkan implikasi yang cukup mencengangkan bagi
perubahan struktur sosial dunia Muslim. Ketika dunia Muslim
meraih kembali independensinya secara politik dari
cengkeraman imperialisme dan hegemoni Barat pada abad ke-
20 M, salah satu persoalan yang muncul kemudian adalah
bagaimana memosisikan syarî'ah dan menjabarkannya ke
dalam sebuah formulasi yang ideal dan aktual agar mampu
mengakomodasikan seluruh warga negara dengan latar
belakang suku dan agama yang heterogen. Karenanya, ia
menawarkan gagasan evolusi syarî'ah yang meniscayakan
syarî'ah dapat menyahuti isu-isu penting bagi masa depan
kemanusiaan. Dalam membangun gagasannya tentang evolusi
syarî’ah, An-Na’im menggunakan teori naskh. Naskh, menurut
An-Na’im, adalah menghapus ayat-ayat Madâniyah dengan
ayat-ayat Makkiyah. Gagasan evolusi syarî’ah dilatarbelakangi
oleh setting sosiopolitik Sudan sebelum pecah menjadi Sudan
Utara dan Sudan Selatan.

Unduhan

Data unduhan belum tersedia.

Diterbitkan

2014-10-14

Terbitan

Bagian

Articles