PENCARIAN DANA MASJID DI JALAN RAYA DALAM PERSPEKTIF HUKUM ISLAM

Penulis

  • Moch. Cholid Wardi Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Nahdhatut Thullab Sampang, Jl. Diponogoro Sampang

DOI:

https://doi.org/10.19105/al-lhkam.v7i2.333

Abstrak

Artikel ini bertujuan untuk menggambarkan aktifitas
pengorganisasian sumbangan di jalan raya dari perspektif
hukum Islam. Kegiatan ini memunculkan kontradiksi, ada
pihak yang mendukung dan ada pihak yang menolaknya.
Mereka berdebat satu sama lain untuk mempertahankan
pendapat mereka sendiri. Walhasil, perspektif hukum Islam
memastikan apakah kegiatan tersebut yang legal atau tidak.
Penegakan hukum Islam terhadap pendapat teresebut harus
memandang beberapa alasan dasar, termasuk kondisi geografis,
motif ekonomi sosial budaya maupun motof-motifvertikal
tertentu. Selain itu, ia harus mengantisipasi dampaknya
terhadap masyarakat Islam secara umum dan prioritas
keuntungan ketimbang mafsadah-nya. Bahkan, permintaan
sumbangan di jalan raya bisa mendatangkan madlarah, seperti
perilaku mengemis yang dilarang dalam Islam, karena
menurunkan martabat umat Muslim secara universal. Yang
tidak kalah pentingnya, konsep bangunan masjid tidak
dikategorikan dlarûrah.

Unduhan

Data unduhan belum tersedia.

Diterbitkan

2014-10-14

Terbitan

Bagian

Articles